JELANG BULAN SUCI RAMADHAN, LAPAS WAHAI GANDENG POLSEK LAKUKAN RAZIA

Tinta-rakyat.com-Wahai//Menjelang bulan suci ramadhan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai bersama Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Wahai, menggelar razia blok hunian warga binaan untuk mencegah peredaran barang-barang terlarang, pada Senin (24/02). Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib), yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Program Astacita Presiden RI dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku.

Razia blok hunian yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, itu diawali dengan pengarahan singkat kepada Tim razia. “Laksanakan razia ini dengan penuh ketelitian, periksa disetiap sudut kamar hunian, kedepankan sikap yang baik dengan tidak melakukan tindakan arogan kepada warga binaan. Razia setiap minggu kita lakukan, one week one raid, agar memasuki bulan suci Ramadhan ibadah kita menjadi lebh kondusif,” ujar Tersih.

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, peningkatan kewaspadaan bukan hanya menjelang perayaan hari besar keagamaan tapi juga untuk hari-hari tertentu lainnya. “Tak dapat dipungkiri, setiap kita pasti ingin mengawali hari pertama bulan puasa dengan keluarga tercinta termasuk mereka warga binaan. Oleh karena itu tingkatkan kewaspadaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah Kalapas.

Tim Razia yang terdiri dari Petugas regu pengamanan dan anggota Polsek Wahai usai melakukan penggeledahan secara teliti, menemukan beberapa barang-barang yang dilarang berada di dalam Lapas diantaranya jarum jahit, sendok stenlis, silet, korek api, paku, dan alat cukur dan Besi payung. Semua barang terlarang tersebut disita untuk nantinya didata kemudian dimusnahkan.

Kepala Sub Seksi Kamtib, Usman Bakri, yang merangkap Ketua Tim Razia, mengatakan razia tersebut juga sebagai upaya berantas halinar dalam Lapas. “Halinar atau handphone, pungutan liar dan narkoba menjadi salah satu sasaran kami. Bila ditemukan maka tidak ada toleransi untuk warga binaan karena kegiatan ini merupakan bagian dari langkah proaktif untuk menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan bebas dari potensi gangguan kamtib,” tegas Usman.

Pelaksanaan Razia secara kontinyu atau setiap pekan yang dilakukan jajaran Lapas Wahai adalah upaya deteksi dini gangguan kamtib sekaligus untuk memastikan kondisi Lapas Wahai aman dan kondusif jelang bulan suci Ramadhan atau bulan yang paling mulia bagi umat muslim diseluruh muka bumi.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *