Jelang Ramadhan, Petugas Lapas Bandanaira Sterilkan Kamar Hunian dari Barang Terlarang

Tinta-rakyat.com-BandaNaira//Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira berupaya menciptakan
lingkungan yang aman dan steril dari barang terlarang untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban (Kamtib) di Lapas jelang Bulan Suci Ramadhan, Selasa (25/2).

Upaya itu dilakukan melalui razia atau penggeledahan pada blok hunian Warga Binaan dan dapur Lapas, yang dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Amier Azan bersama jajarannya.

Bacaan Lainnya

Menurut Amier Azan, kegiatan itu bertujuan untuk menjamin kelancaran dan ketertiban rangkaian kegiatan ibadah selama bulan suci Ramadhan.

“Kami berupaya untuk mensterilkan setiap kamar hunian dari barang yang dapat memicu gangguan kamtib dan mengganggu pelaksanaan ibadah di bulan ramadhan,” ujarnya.

Amier Azan menerangkan barang-barang terlarang yang dimaksud terdiri dari handphone, narkoba, benda tajam dan benda yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Barang-barang yang berpotensi disalahgunakan dan menyebabkan gangguan kamtib akan segera disita dan dikelola sesuai dengan prosedur yang berlaku,” terangnya.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan adanya handphone dan narkoba. Namun ada beberapa barang yang disita oleh petugas karena disinyalir bisa disalahgunakan dan berdampak pada gangguan kamtib.

“Penggeledahan ini juga sebagai salah satu bentuk deteksi dini agar situasi dalam Lapas Bandanaira ini tetap berada dalam keadaan aman dan kondusif,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Amier Azan merinci bahwa selama bulan ramadhan akan ada tambahan kegiatan pembinaan, seperti sholat tarawih dan tadarus.

“Untuk itu, kami terus meningkatkan kewaspadaan dan terus melakukan deteksi dini, agar seluruh kegiatan tersebut dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

Hal senada ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Bandanaira, Nober Hasanda.

“Kegiatan penggeledahan ini sebagai wujud komitmen Lapas Bandanaira dalam hal deteksi dini terhadap gangguan kamtib dan mengantisipasi adanya peredaran narkoba di dalam Lapas,” tegasnya.

Selain itu, Nober Hasanda menyebutkan upaya ini akan terus digencarkan guna mewujudkan Lapas Bandanaira bersih dari Handphone, pungli, dan narkoba (Halinar) yang menjadi program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto, yang kemudian dipertegas dengan instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Bapak Mashudi.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *