Tinta-rakyat.com-Wahai//Upaya berkelanjutan perketat pengamanan dan fungsi pengawasan terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai. Kali ini dengan melakukan remake papan sterek penghuni di seluruh kamar pada blok binaiya dan blok manusela Lapas pada kamis (27/02).
Kepala Lapas Wahai (Kalapas), Tersih Victor Noya, mengatakan bahwa pembuatan ulang papan sterek tersebut bertujuan untuk meningkatkan fungsi pengawasan sekaligus peningkatan keamanan dan ketertiban (Kamtib) dalam Lapas.
“Kami me-remake papan sterek ini karena sebagian besar sudah rusak. Papan sterek ini memuat informasi narapidana dan tahanan terkait identitas, status hukum, tindak pidana yang dilakukan, lama pidana serta tanggal ekspirasi. Dengan adanya papan sterek ini tentunya akan mempermudah pengawasan kita serta mengidentifikasi status dan pergerakan narapidana maupun tahanan guna peningkatan stabilitas kamtib,” ujarnya.
Tersih menambahkan papan sterek juga berfungsi untuk mengetahui kondisi kamar terkait kapasitas dan jumlah riil terkini. “Jangan lupa, tiap sub seksi juga harus berkolaborasi terkait update tanggal ekspirasi, karena setiap ada remisi pasti berubah tanggal ekspirasi. Pun juga ketika tahanan telah menjadi narapidana, tetaplah monitor” serunya.
Turut serta Kepala Sub Seksi Kamtib, Usman Bakri, berharap agar dengan adanya papan sterek baru jajaran pengamanan lebih responsif dan peka. “Kami berharap dengan adanya papan sterek ini, kami selaku petugas dengan cepat mengidentifikasi, memantau dan mengawasi setiap pergerakan tahanan dan narapidana,” kata Usman.
Pemasangan papan sterek tersebut adalah komitmen dan upaya nyata Jajaran Lapas Wahai dalam mendukung Perintah Harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan Asta Cita Presiden melalui ‘Panca Carana Laksya Pemasyarakatan’ poin ke-4 yakni ‘Memastikan penyelenggaraan fungsi pemasyarakatan mulai dari pelayanan, pembinaan, pembimbingan kemasyarakatan, perawatan, pengamanan dan pengamatan agar berjalan dengan baik dan senantiasa menunjukan peningkatan dari waktu ke waktu’.