Tinta-rakyat.com-Geser// Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Geser terus berbenah dan berkomitmen memberikan pelayanan prima guna menjamin penyelenggaraan pembinaan yang optimal bagi warga binaan. Salah satunya adalah dengan memperhatikan kebutuhan air bersih bagi warga binaan yang merupakan aspek dasar di lingkungan Pemasyarakatan. Oleh karenanya, dibawah pengawasan dan Kasubsi Kamtib, Surdin Derlen, warga binaan bersama petugas bekerja sama melakukan pemasangan instalasi pipa air yang mengarah ke blok hunian warga binaan. Inisiatif ini memungkinkan warga binaan memperoleh pasokan air bersih secara optimal, sabtu (22/11).
Derlen mengatakan kegiatan pemasangan instalasi pipa air ke blok hunian di Lapas Geser merupakan upaya penting untuk menjamin pemenuhan kebutuhan dasar air bersih bagi Warga Binaan dan meningkatkan kualitas layanan serta sanitasi di lingkungan Lapas Geser.
“Kegiatan ini menjadi upaya yang dimaksimalkan Lapas Geser guna menjamin dan memastikan ketersediaan air bersih yang cukup, aman, dan mudah diakses oleh seluruh warga binaan di blok hunian, dimana hal ini tentu sebagai bagian dari pemenuhan hak warga binaan yang mengedepankan nilai humanis dan merupakan standar pelayanan minimum di lingkungan Pemasyarakatan termasuk Lapas Geser,” terang Derlen.
Sementara itu, Kepala Lapas Geser, Mulyo Utomo mengatakan Pemasangan instalasi pipa air ini adalah wujud nyata komitmen Lapas Geser untuk memastikan setiap warga binaan mendapatkan akses air bersih yang cukup dan layak. Air bersih merupakan kebutuhan penting dan hak dasar yang harus terpenuhi untuk warga binaan. Selain itu inisiasi ini juga sejalan dengan upaya kami dalam menjaga kesehatan lingkungan Lapas Geser secara menyeluruh.
“Langkah ini menjadi upaya presisi yang kami lakukan untuk memastikan ketersediaan sekaligus mencegah masalah sanitasi dan krisis air di Lapas Geser. Dengan adanya fasilitas air yang lebih baik ini, kami berharap kondisi kesehatan dan kenyamanan warga binaan dapat meningkat, sehingga proses pembinaan dapat terselenggarakan secara optimal,” pungkasnya.





