Tinta-rakyat.com-Geser// Hasil panen kangkung hidroponik modifikasi yang dibudidayakan warga binaan Lembaga Pemasayarakatan (Lapas) Kelas III Geser terbukti sukses dan laris manis di pasaran. Kualitas kangkung yang segar dan hygenis ini membuatnya diminati oleh petugas Lapas Geser dan masyarakat sekitar. Antusiasme masyarakat terlihat dari hasil panen yang langsung habis terjual atau bahkan diborong pada saat panen berlangsung, selasa (25/11).
Pelaksana Harian Kasubsi Pembinaan, M. Yusuf Kilkoda mengatakan larisnya sayuran hidroponik di pasaran menunjukkan bahwa hasil produktivitas warga binaan dapat bersaing dan diterima oleh masyarakat. ini meningkatkan rasa percaya diri warga binaan, menghasilkan profit, serta menanamkan karakter disiplin dan ketekunanan.
“Kegiatan penjualan hasil panen sayuran hidroponik tidak hanya memberikan nilai ekonomis, tetapi juga meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri warga binaan. Hal ini membuktikan bahwa Lapas Geser mampu menjadi produktif dan berfungsi sebagai lumbung pangan yang menginspirasi. Program pemberdayaan ini direncanakan akan terus dikembangkan dengan memperluas areal penanaman dan mendiversifikasi jenis sayuran,” terang Yusuf.
Sementara itu, Kalapas Geser, Mulyo Utomo mengatakan tingginya minat masyarakat membuktikan bahwa kualitas produk kami mampu bersaing di pasaran. Keuntungan dari penjualan ini nantinya akan diberikan dalam bentuk premi atau upah kerja kepada warga binaan yang terlibat aktif dalam program ini, sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan. Sebagian dari keuntungan ini juga dialokasikan untuk PNBP, menegaskan peran Lapas Geser dalam mendukung keuangan negara
“Di samping aspek pembinaan dan finansial, program pemberdayaan warga binaan dalam mendukung ketahanan pangan yang diimplementasikan Lapas Geser sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Program ini merupakan bagian dari akselerasi yang diusung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dengan memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan Pemasyarakatan secara efisien,” jelasnya.
Lebih lanjut, Utomo mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk masyarakat, yang telah menjadi bagian dari proses reintegrasi sosial warga binaan melalui pembelian produk sayuran hidroponik. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas Geser.





