Perkuat Iman dan Karakter, Lapas Tual Gelar Pembinaan Rohani Kristen Bersama Gereja Anugrah

Tinta-rakyat.com-Langgur// Suasana penuh khidmat menyelimuti Gereja Oikumene di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual. Warga Binaan beragama Kristen Protestan antusias mengikuti kegiatan pembinaan rohani yang diselenggarakan atas kerja sama dengan tim pelayanan dari Gereja Anugrah, Kamis (27/11).

Kegiatan ini semakin istimewa dengan keterlibatan aktif para peserta magang, yang turut mendampingi dan berinteraksi langsung dengan warga binaan.
Pembinaan rohani ini merupakan bagian integral dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan oleh pihak Lapas untuk memperkuat mental, spiritual, dan karakter para WBP, sebagai bekal mereka kembali ke tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Plh. Kepala Lapas, Keneth Huwae, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang terjalin erat antara Lapas dan Gereja Anugrah. “Kami sangat menyambut baik inisiatif dari Gereja Anugrah dalam kegiatan ini. Pembinaan spiritual adalah hak fundamental bagi warga binaan dan menjadi pilar penting dalam proses rehabilitasi mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Pendeta Northje Tehusiarana dari Gereja Anugrah, yang bertindak sebagai pengkhotbah, menyampaikan pesan kasih dan penguatan iman. “Kami ingin menanamkan keyakinan bahwa di hadapan Tuhan, semua manusia setara dan berhak mendapatkan kesempatan kedua. Iman yang hidup harus diwujudkan melalui perbuatan nyata dan tulus,” jelasnya.

Keterlibatan peserta magang juga memberikan dimensi baru dalam kegiatan ini. Salah satu peserta magang, Florian Tengah, mengungkapkan pengalamannya. “Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami tidak hanya belajar tentang sistem pemasyarakatan dari sisi administratif, tetapi juga merasakan langsung bagaimana pembinaan mental dan rohani ini berjalan. Melihat antusiasme warga binaan dalam beribadah dan mendengarkan firman, memberikan kami pemahaman mendalam tentang pentingnya dukungan moral dan spiritual dalam perjalanan hidup mereka,” ungkapnya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif dan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir, serta memperkuat komitmen Lapas Tual untuk terus memberikan pembinaan menyeluruh kepada warga binaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *