Tinta-rakyat.com-Kerobokan//Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Bali, Decky Nurmansyah, menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat pembinaan warga binaan dengan turun langsung meninjau pelaksanaan program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Kerobokan.
Dalam kunjungan tersebut, Decky Nurmansyah tidak hanya melakukan peninjauan sarana dan prasarana, tetapi juga berdialog langsung dengan jajaran petugas serta warga binaan. Ia melihat secara langsung berbagai program pembinaan yang berjalan, mulai dari pembinaan kepribadian dan kerohanian hingga pembinaan kemandirian yang membekali warga binaan dengan keterampilan dan nilai produktif.
Decky Nurmansyah menegaskan bahwa pembinaan merupakan jantung dari sistem pemasyarakatan dan harus dilaksanakan secara konsisten, humanis, serta berorientasi pada perubahan perilaku. Menurutnya, lapas memiliki peran strategis dalam mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan mandiri.
“Komitmen kami adalah memastikan pembinaan benar-benar berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh warga binaan. Lapas bukan sekadar tempat menjalani pidana, tetapi ruang untuk memperbaiki diri, membangun karakter, dan menata masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Ni Luh Putu Andiyani, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Kakanwil Ditjenpas Bali. Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai bentuk penguatan moral dan motivasi bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pembinaan.
“Kehadiran Bapak Kakanwil menjadi bukti dukungan nyata terhadap pelaksanaan pembinaan di Lapas Perempuan Kerobokan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan yang berkelanjutan, adaptif, dan berdampak positif bagi warga binaan,” ujar Ni Luh Putu Andiyani.
Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Kanwil Ditjenpas Bali dan Lapas Perempuan Kerobokan semakin solid dalam mewujudkan tujuan pemasyarakatan yang berfokus pada pembinaan, pemulihan, dan reintegrasi sosial warga binaan.





