Panen Raya Serentak,Lapas Bandanaira Donasikan Hasil Untuk Korban Bencana

Tinta-rakyat.com-Bandanaira//Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira gelar panen raya serentak di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kamis (15/1). Kegiatan ini menghasilkan 25 ikat kacang panjang dan 15 ikat kangkung yang seluruh hasil penjualannya akan didonasikan kepada korban bencana alam di Sumatera dan Aceh sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan Pemasyarakatan.

‎Panen nasional raya serentak tersebut merupakan bagian dari program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pelatihan kemandirian Warga Binaan. Kegiatan dipimpin Pelaksana Harian Kepala Lapas Bandanaira, Amier Azan, dan diikuti jajaran pejabat manajerial, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta Warga Binaan peserta program pertanian.

‎Amier Azan menilai panen raya serentak tidak hanya berfokus pada hasil produksi, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial bagi Warga Binaan. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata Pemasyarakatan bagi masyarakat luas.

‎”Panen raya serentak ini merupakan bagian dari pelatihan kemandirian Warga Binaan sekaligus kontribusi Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, seluruh hasil panen telah dikonversi ke dalam nilai ekonomi dan disalurkan melalui Kantor Wilayah untuk memastikan penyaluran donasi berjalan terkoordinasi dan tepat sasaran. Menurutnya, mekanisme satu pintu dilakukan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang terkena bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

‎Kepala Balai Penyuluh Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Banda, Alwi Arif, mengapresiasi langkah-langkah Lapas Bandanaira yang melibatkan Warga Binaan dalam kegiatan pertanian produktif. Ia memandang program tersebut sebagai contoh pelatihan yang berdampak nyata.

‎”Pembinaan pertanian di Lapas Bandanaira menunjukkan bahwa Warga Binaan dapat memberikan kontribusi positif. Selain mendukung ketahanan pangan, hasil panen yang didonasikan juga memberi manfaat sosial bagi masyarakat yang terkena dampak bencana,” ungkapnya.

‎Kegiatan ini menegaskan dukungan Lapas Bandanaira terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus upaya mewujudkan pelatihan yang produktif, humanis, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *