Tinta-rakyat.com-Bangli//Dalam rangka memperingati Hari Raya Siwaratri, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli menggelar persembahyangan bersama di Pura Lapas, Sabtu (17/1). Kegiatan ini diikuti oleh petugas serta warga binaan beragama Hindu sebagai bagian dari pembinaan kepribadian di lingkungan Lapas.
Hari Raya Siwaratri dimaknai sebagai momentum suci untuk melakukan introspeksi diri, pengendalian pikiran, perkataan, dan perbuatan. Nilai tersebut selaras dengan tujuan pembinaan di Lapas, yakni membentuk kesadaran diri warga binaan agar mampu memperbaiki sikap dan perilaku menuju arah yang lebih positif.
Persembahyangan bersama ini turut didampingi oleh Penyuluh Agama Hindu dari Kementerian Agama Kabupaten Bangli. Kegiatan dirangkaikan dengan dharma wacana yang mengajak warga binaan memahami makna Siwaratri sebagai malam perenungan diri, penguatan iman, serta upaya menata kembali kehidupan secara lahir dan batin.
Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Bangli, Stady Steven Umboh, menyampaikan bahwa pembinaan rohani yang dirangkaikan dengan dharma wacana dari Kementerian Agama memberi penguatan nilai spiritual bagi warga binaan.
“Melalui peringatan Siwaratri ini, kami berharap warga binaan dapat menumbuhkan pengendalian diri, meningkatkan kesadaran spiritual, serta menjadikannya sebagai bekal positif dalam menjalani masa pembinaan,” ujar Kalapas.
Peringatan Hari Raya Siwaratri ini menjadi bagian dari upaya Lapas Narkotika Bangli dalam menghadirkan pembinaan kepribadian berbasis nilai keagamaan. Penguatan spiritual yang berkelanjutan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran diri, pengendalian perilaku, serta kesiapan warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.





