Hadapi Cuaca Ekstrem, Lapas Wahai Intensifkan Program Perling ke Kamar Hunian

Tinta-rakyat.com-Wahai//Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus tunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesejahteraan Warga Binaan. Menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Wahai belakangan ini, Lapas Wahai kembali intensifkan program Perawatan Keliling (Perling) dengan menyasar langsung blok dan kamar hunian pada Senin (19/1). Langkah proaktif ini diambil untuk mempermudah akses kesehatan sekaligus melakukan deteksi dini terhadap potensi penyakit musiman yang sering muncul akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.

Dalam pelaksanaannya, Perawat Lapas, Fitri Rianti, melakukan pemeriksaan fisik mulai dari pengecekan tekanan darah hingga identifikasi gejala flu yang mulai banyak dikeluhkan. Menurutnya, edukasi menjadi kunci utama dalam menghadapi musim hujan ini.

Bacaan Lainnya

“Di tengah cuaca ekstrem yang tidak menentu ini, kami sengaja jemput bola melalui Program Perling untuk memastikan daya tahan tubuh Warga Binaan tetap terjaga. Kami tidak hanya memberikan obat bagi yang flu, tetapi juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri dan pola tidur agar tekanan darah tetap stabil meskipun lingkungan sedang dingin,” jelas Fitri.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa Warga Binaan yang mengalami tekanan darah tinggi akibat pola tidur yang kurang teratur dan gejala flu ringan. Petugas medis langsung memberikan penanganan berupa pemberian obat-obatan dan vitamin untuk meningkatkan imunitas.

Kehadiran petugas medis di tengah blok hunian disambut baik oleh para penghuni. BR, salah satu Warga Binaan, sangat terbantu dengan adanya program jemput bola ini.

“Cuaca belakangan ini memang sangat ekstrem, kadang hujan deras dan dingin sekali. Badan jadi gampang drop dan kena flu. Saya sangat berterima kasih karena petugas medis mau datang langsung ke kamar. Kami jadi merasa lebih tenang dan diperhatikan meskipun dalam kondisi cuaca seperti ini,” ungkap BR.

Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan kesehatan merupakan hak asasi yang harus dipenuhi dalam kondisi apa pun. “Cuaca ekstrem menjadi tantangan tersendiri bagi kesehatan penghuni Lapas. Oleh karena itu, Program Perling kami intensifkan sebagai langkah preventif dan respons cepat dalam menjamin hak kesehatan Warga Binaan. Kami ingin memastikan dalam kondisi alam apa pun, pelayanan kesehatan tetap menjangkau setiap individu hingga ke dalam kamar hunian mereka,” tegasnya.

Program Perling diharapkan terus berjalan secara konsisten untuk menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif. Dengan tubuh yang sehat, diharapkan Warga Binaan mengikuti seluruh rangkaian program pembinaan dengan lebih optimal meskipun di tengah tantangan cuaca ekstrem.

Kontributor: Lapas Wahai

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *