Tinta-rakyat.com-Manado//Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengadakan zoom meeting untuk membahas pemetaan wilayah dalam rangka pengembangan sistem pemasyarakatan di Indonesia. Kegiatan yang berlangsung ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan. Tonny Nainggolan beserta jajaran.
Dalam pertemuan Secara virtual tersebut, Nainggolan memaparkan proposal pengajuan wilayah baru untuk penguatan sistem pemasyarakatan di Sulut. Sulut mengajukan 8 area regional yang diharapkan dapat lebih mempercepat pelayanan dan peningkatan kapasitas dalam pembinaan narapidana serta menjadi pusat penguatan pemasyarakatan yang efektif dan efisien, dengan memperhatikan karakteristik wilayah dan potensi lokal yang ada..
“Pengajuan 8 area regional ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi antar lembaga pemasyarakatan yang ada di Sulut, serta memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat dan stakeholder terkait,” ujar Nainggolan.
Pertemuan ini juga menjadi ajang untuk saling bertukar informasi antara Ditjen PAS dan Kakanwil serta jajaran terkait. Pembahasan yang berjalan interaktif ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang strategis untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas pemasyarakatan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara.
Kanwil Ditjen PAS Sulut berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan dan perbaikan sistem pemasyarakatan yang lebih baik, serta memastikan setiap daerah memiliki fasilitas yang memadai untuk menjalankan fungsi pembinaan dengan optimal.
Diharapkan dengan pengajuan ini, Sulut dapat lebih mempercepat langkah-langkah pemajuan di bidang pemasyarakatan serta mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam upaya rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana.





