Jelang Hari Raya Natal Tahun 2025, Warga Binaan Lapas Piru Gotong Royong Bersihkan Gereja Ebenhaezer

Tinta-rakyat.com-Piru//Menjelang perayaan Natal 2025, seluruh Warga Binaan Lapas Kelas IIB Piru yang beragama Kristen melaksanakan kegiatan pembersihan menyeluruh di area Gedung Gereja Ebenhaezer Lapas Piru, Sabtu (29/11). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kesiapan menyambut minggu-minggu Adventus serta rangkaian ibadah Natal yang akan berlangsung di lingkungan Lapas.

Pembersihan dilakukan mulai dari merapikan halaman gereja, menyapu area luar dan dalam ruangan ibadah, membersihkan kaca, kursi, mimbar, hingga menata kembali peralatan gereja yang digunakan untuk persiapan liturgi. Suasana penuh kebersamaan tampak saat para Warga Binaan bekerja saling membantu dan bergotong royong demi menciptakan tempat ibadah yang bersih, rapi, dan nyaman bagi pelaksanaan kegiatan rohani.

Bacaan Lainnya

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Muh Ramdhan Basir, menekankan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran strategis dalam proses pembinaan. “Menyambut Adventus dan Natal adalah momen yang sangat berarti. Melalui kegiatan pembersihan ini, kami ingin menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan serta menguatkan rasa syukur dan kebersamaan di antara Warga Binaan,” jelasnya.

Senada dengan itu, Kalapas Piru, Hery Kusbandono, mengapresiasi inisiatif serta antusiasme para Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar membersihkan gereja, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan menanamkan nilai-nilai kerohanian. Pembinaan seperti ini menjadi penting agar Warga Binaan semakin memiliki karakter yang baik, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Kegiatan pembersihan gereja ini juga menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan yang rutin dilakukan Lapas Piru, terutama dalam menghadapi hari-hari besar keagamaan. Dengan lingkungan ibadah yang lebih tertata, diharapkan seluruh proses perayaan dan ibadah Natal dapat berjalan lebih khidmat serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan spiritual Warga Binaan.

Lapas Piru terus berkomitmen mendukung kegiatan pembinaan keagamaan sebagai upaya membangun karakter Warga Binaan agar siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *