Panen Raya Serentak Nasional,Hasil Pembinaan Pemasyarakatan Disalurkan Untuk Korban Musibah di Sumatra

Tinta-rakyat.com-Bangli//Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Bali, Decky Nurmansyah, mengikuti kegiatan Zoom Panen Raya Serentak Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, bertempat di Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli, Kamis (15/1).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan, serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Bali. Panen raya serentak ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa hasil panen yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia akan dikirimkan kepada saudara-saudara yang terdampak musibah di Pulau Sumatra. Hal tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial jajaran pemasyarakatan terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Usai mengikuti kegiatan Zoom, Kakanwil Ditjenpas Bali bersama para Kepala Bidang dan Kepala UPT melaksanakan panen simbolis di lokasi kebun Lapas. Berdasarkan hasil rekapitulasi panen dari seluruh UPT Pemasyarakatan di wilayah Bali, diperoleh hasil panen sektor pertanian berupa berbagai jenis sayuran antara lain pokcoy, kangkung, terong, jagung, selada, bayam, dan komoditas hortikultura lainnya dengan total berat mencapai kisaran 410 kilogram.

Selain sektor pertanian, hasil panen sektor perikanan berupa ikan nila dan ikan lele tercatat dengan total berat kisaran 65 kilogram, sementara pada sektor peternakan diperoleh hasil berupa telur ayam dan telur bebek dengan total kisaran 31 kilogram.

Melalui kegiatan panen raya serentak nasional ini, Ditjenpas Bali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat peran pemasyarakatan dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya melalui optimalisasi program pembinaan kemandirian warga binaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *