Berkah Lapas Wahai di bulan Ramadhan, Kembali Panen Sebagai Wujud Ketahanan Pangan

Tinta-rakyat.com-Wahai//Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali memperoleh berkah dengan panen hasil pertanian di bulan suci Ramadhan, Sabtu (22/03). Panen hasil pertanian secara terus menerus tersebut merupakan wujud ketahanan pangan yang diimplementasikan dari program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan bahwa panen ini adalah bukti nyata hasil kerja keras warga binaan dalam mengelola kebun Lapas. “Alhamdulillah, di bulan Ramadan ini kita kembali diberi keberkahan. Kita panen kangkung kemarin dan hari ini tomat apel sebagai bagian dari program kemandirian melalui pemberdayaan warga binaan. Kegiatan ini tentunya merupakan implementasi Program Akselerasi Bapak Menteri Imipas yakni memberdayakan warga binaan dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Tersih

Bacaan Lainnya

Kebun Lapas Wahai telah menjadi salah satu program unggulan yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan pelatihan bagi warga binaan. Melalui kegiatan bertani, warga binaan memperoleh ilmu dan keterampilan yang tentunya dapat bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat.

Kepala Sub Seksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan panen ini. “Program pertanian ini menjadi sarana pembinaan yang efektif bagi warga binaan. Melalui kegiatan ini, mereka belajar penyemaian, pembibitan, penyiangan, pemeliharaan hingga panen yang semuanya butuh kesabaran dan disiplin. Sama halnya dengan menjalani masa pidana yang harus dimulai, dijalankan dengan sabar dan pada akhirnya akan bebas serta kembali ke masyarakat,” ujar Merpaty.

Sementara itu, salah satu warga binaan, IB, menyampaikan niatnya untuk pengembangan usaha nanti setelah selesai menjalani masa pidana. “Tak lama lagi saya akan bebas, ilmu bertani yang telah saya peroleh di Lapas Wahai akan saya kembangkan karena pekarangan rumah saya cukup luas yang tentunya sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari maupun dijual ke pasar,” ungkapnya

Melalui semangat ramadan, Lapas Wahai berharap berbagai program pembinaan dan kegiatan lainnya yang bersentuhan dengan masyarakat dapat menginspirasi banyak pihak bahwasanya Pemasyarakatan bermanfaat untuk masyarakat.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *