Tinta-rakyat.com-Langgur/Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, terjun langsung memimpin proses pindah tanam bibit selada ke media hidroponik di area perkebunan Lapas. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan program kemandirian bagi Warga Binaan sekaligus dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional, Jumat (17/04).
Dalam proses tersebut, Kalapas memastikan setiap bibit selada yang telah melewati masa penyemaian dipindahkan dengan hati-hati ke dalam instalasi pipa paralon yang menggunakan sistem pengairan nutrisi terukur. Metode hidroponik dipilih karena efisiensinya dalam memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan Lapas untuk menghasilkan sayuran berkualitas premium.
Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menyampaikan bahwa keterlibatan langsung ini bertujuan untuk memotivasi warga binaan agar serius menekuni keterampilan pertanian modern. “Kami terus berinovasi memanfaatkan metode hidroponik sebagai langkah produktif pembinaan. Hari ini kita pastikan setiap bibit selada terpasang dengan benar pada instalasi. Saya ingin warga binaan melihat bahwa apa yang mereka kerjakan ini bernilai besar, bukan hanya untuk ketahanan pangan di dalam Lapas, tapi juga sebagai bekal keahlian mereka agar menjadi ‘petani milenial’ yang mandiri saat bebas nanti,” ujar Nurchalis.
Program pembibitan dan penanaman selada ini diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar lokal di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual akan sayuran sehat dan berkualitas, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi para warga binaan melalui hasil penjualan yang masuk sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).





